-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Citutut Jadi Momentum Pererat Silaturahmi dan Kebersamaan Warga

31 Agustus 2026 | Agustus 31, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-08-31T17:33:10Z

CIAMIS — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Dusun Citutut, Desa Dewasari, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan tersebut menjadi momentum masyarakat untuk mempererat silaturahmi, memperkuat persatuan, sekaligus meningkatkan keteladanan terhadap akhlak Rasulullah SAW.

‎Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dikemas dalam Tabligh Akbar tersebut mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah”. Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di lapangan terbuka RT 02/RW 05, Dusun Citutut.
‎Ratusan warga bersama para tamu undangan memadati lokasi kegiatan. Suasana berlangsung penuh kekhidmatan, namun tetap terasa hangat dengan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan yang ditunjukkan masyarakat setempat.
‎Peringatan Maulid Nabi kali ini juga dirangkaikan dengan kegiatan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, sehingga menjadi momentum kebersamaan yang semakin mempererat hubungan antarwarga.
‎Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dusun Citutut, Ketua RW, Ketua RT, tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta masyarakat dari lingkungan Dusun Citutut.

‎Tausiyah: Meneladani Akhlak Rasulullah dalam Kehidupan
‎Dalam kegiatan tersebut, tausiyah keagamaan disampaikan oleh Ustaz Abi Masud Khoerul Ibad, pengasuh Pondok Pesantren Khoirul Ijtima Amanah, Kertabumi, Dusun Bunde.
‎Dalam tausiyahnya, Ustaz Abi Masud Khoerul Ibad mengajak seluruh masyarakat agar menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi sebagai sarana untuk memahami sekaligus mengamalkan akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
‎Pesan-pesan keagamaan yang disampaikan menjadi pengingat bagi jamaah agar senantiasa menjaga persaudaraan, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta membangun kehidupan bermasyarakat yang rukun, harmonis, dan saling menghargai.
‎Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah SAW hendaknya diwujudkan melalui perilaku nyata, baik dalam kehidupan keluarga maupun dalam hubungan sosial di tengah masyarakat.
‎Warga Berharap Kebersamaan Terus Terjaga
‎Sementara itu, perwakilan masyarakat Kampung Citutut, Yana', menyampaikan harapannya agar kegiatan keagamaan seperti Maulid Nabi dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.
‎Ia berharap momentum tersebut dapat mendorong peningkatan kebersamaan, kepedulian sosial, serta semangat generasi muda dan masyarakat untuk semakin aktif dalam berbagai kegiatan positif, termasuk kegiatan keagamaan.
‎“Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kehidupan masyarakat, khususnya Karang Taruna dan bapak-bapak, agar semakin aktif dalam kegiatan positif, termasuk meningkatkan kehidupan dan pemahaman keagamaan,” ujar Yana.‎Yana' menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan menjadi wasilah untuk memperoleh keberkahan sekaligus mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Antusiasme tidak hanya datang dari warga setempat, tetapi juga dari jamaah dan masyarakat dari luar kampung yang turut hadir mengikuti rangkaian kegiatan.
‎Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Citutut diharapkan tidak berhenti sebagai agenda tahunan, tetapi mampu meninggalkan nilai dan semangat yang terus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
‎Dengan menjadikan akhlak Rasulullah SAW sebagai teladan, masyarakat diharapkan semakin mampu menjaga persatuan, mempererat silaturahmi, meningkatkan kepedulian sosial, serta bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman, damai, rukun, dan penuh keberkahan.

‎Editor : ( Ade. R. S )

×
Berita Terbaru Update