Upaya melestarikan bahasa daerah dan budaya Sunda terus digelorakan melalui Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Sadananya Tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para peserta didik untuk mengembangkan bakat, kreativitas, sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap bahasa dan budaya Sunda sejak usia dini.
Mengusung semangat “Ngamumule Basa Indung, Ngajaga Budaya, Ngawangun Generasi Pinunjul Menuju Indonesia Emas 2045”, FTBI 2026 diharapkan mampu melahirkan generasi yang tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap bahasa ibu serta warisan budaya daerah.
Dalam pelaksanaannya, para peserta mengikuti berbagai cabang lomba yang berkaitan dengan kemampuan berbahasa, sastra, dan seni budaya Sunda. Di antaranya membaca, berbicara, bersastra, hingga keterampilan menggunakan aksara Sunda.
Berbagai perlombaan tersebut memberikan ruang kepada para pelajar untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya secara kreatif, sekaligus membangun keberanian dan rasa percaya diri.
FTBI juga menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan bahasa ibu di tengah perkembangan zaman. Melalui keterlibatan generasi muda, bahasa Sunda diharapkan tetap hidup, digunakan dalam kehidupan sehari-hari, serta diwariskan kepada generasi berikutnya.Kegiatan tingkat Kecamatan Sadananya ini sekaligus menjadi ajang untuk menjaring peserta didik berprestasi yang berpotensi melanjutkan perjuangan pada jenjang perlombaan yang lebih tinggi. Sejumlah sekolah di Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, berhasil meraih kejuaraan dalam ajang FTBI 2026.
HARAPAN UNTUK GENERASI BERPRESTASI
“Alhamdulillah, kejuaraan FTBI telah selesai dilaksanakan dengan baik. Mudah-mudahan ke depannya setiap mata lomba dapat diikuti oleh anak-anak kita, sehingga mereka semakin aktif dalam berbagai kegiatan dan mampu meraih prestasi serta menjadi juara.”
Ia berharap keberhasilan para peserta dalam FTBI menjadi motivasi bagi sekolah dan peserta didik di Kecamatan Sadananya untuk terus mengembangkan potensi di berbagai bidang.“Kami berharap Sukajadi, Kecamatan Sadananya, semakin hebat dan mampu melahirkan anak-anak berprestasi di berbagai bidang. Terima kasih,” ujarnya.
Dengan semangat kebersamaan antara sekolah, peserta didik, guru, panitia, dan seluruh pihak terkait, FTBI Kecamatan Sadananya Tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk semakin memperkuat kecintaan generasi muda terhadap bahasa, sastra, dan budaya Sunda.
Pelestarian bahasa ibu bukan sekadar mempertahankan sebuah bahasa, tetapi juga menjaga identitas, nilai budaya, dan jati diri generasi penerus bangsa.
Editor : ( Ade. R. S )