CIAMIS, GLOBAL JABAR NEWS — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, yang akrab disapa KDM, menegur sekaligus memberikan nasihat kepada sejumlah warga saat melakukan kunjungan ke wilayah Lakbok, Kabupaten Ciamis, Selasa malam (13/10/2026).
Peristiwa tersebut terjadi ketika perjalanan KDM melintasi wilayah Desa Cintajaya. Sejumlah warga menghentikan perjalanan gubernur untuk mempertanyakan kondisi jalan rusak yang hingga kini menjadi perhatian masyarakat.
Dalam kesempatan itu, warga menyampaikan keluhan terkait kerusakan jalan dan mempertanyakan alasan perbaikan yang dinilai belum terealisasi.
Namun, KDM tampak merespons dengan teguran. Ia menilai tindakan menghentikan perjalanan secara langsung bukanlah cara yang tepat untuk menyampaikan aspirasi maupun mempertanyakan persoalan pembangunan.
Menurut KDM, persoalan perbaikan jalan seharusnya dapat dibicarakan dan dikomunikasikan dengan baik tanpa harus menghentikan perjalanan seseorang.
“Kalau masalah perbaikan jalan tidak direalisasikan, itu bisa dibicarakan dengan baik. Tidak harus memberhentikan perjalanan saya,” ujar KDM menanggapi warga.
Persoalan jalan rusak tersebut menjadi salah satu keluhan masyarakat yang disampaikan secara langsung kepada gubernur. Warga berharap pemerintah dapat memberikan perhatian terhadap kondisi infrastruktur jalan yang dinilai membutuhkan perbaikan.
Di sisi lain, peristiwa itu menjadi pengingat bahwa penyampaian aspirasi masyarakat perlu dilakukan melalui komunikasi yang baik agar persoalan dapat dibahas secara jelas dan menemukan solusi.
Masyarakat tentu berharap keluhan mengenai kerusakan jalan tidak berhenti pada penyampaian aspirasi semata, tetapi juga mendapat tindak lanjut dari pihak terkait sesuai kewenangan dan prioritas pembangunan.