-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Halaman

Iklan

Tag Terpopuler

‎SESaat Setelah Diresmikan, Jembatan Gantung Pongpet Ambruk, Bupati Pangandaran Shock‎

11 September 2026 | September 11, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-09-11T15:12:00Z

‎PANGANDARAN — Jembatan Gantung Pongpet yang berada di Desa Marga Cinta, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, ambruk sesaat setelah diresmikan pada Minggu (30/8/2026).

‎Peristiwa tersebut terjadi ketika jembatan dilintasi rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pangandaran setelah mengikuti prosesi peresmian.

‎Berdasarkan informasi awal, tali sling di sisi kiri jembatan diduga mengalami putus sehingga menyebabkan struktur jembatan kehilangan penopang dan seketika ambruk.

‎Beruntung, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, sejumlah orang dilaporkan mengalami luka ringan, termasuk Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Pangandaran.

‎Ambruknya jembatan yang baru saja diresmikan tersebut sontak mengagetkan para pejabat dan masyarakat yang berada di lokasi. Bupati Pangandaran, Citra Putri Ami, bahkan tampak shock setelah mengetahui kondisi jembatan.

‎Pemerintah Kabupaten Pangandaran langsung melakukan evaluasi terhadap kondisi konstruksi untuk mengetahui penyebab pasti ambruknya jembatan.

‎Dugaan sementara, kejadian tersebut berkaitan dengan beban yang melampaui kapasitas saat jembatan dilalui rombongan. Kendati demikian, dugaan tersebut belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan teknis dari pihak terkait.

‎Bagian dari Program Jembatan Perintis

‎Jembatan Gantung Pongpet merupakan bagian dari jembatan perintis dalam program Garuda Merah Putih yang diinisiasi oleh BNI. Jembatan tersebut memiliki panjang sekitar 60 meter dan membentang pada ketinggian sekitar 30 hingga 40 meter di atas permukaan sungai.

‎Keberadaan jembatan ini dinilai penting bagi masyarakat Desa Marga Cinta karena menjadi salah satu akses penghubung untuk menunjang aktivitas warga.

‎Pasca-ambruknya jembatan, akses menuju lokasi untuk sementara ditutup. Masyarakat diminta tidak melintas ataupun mendekati area jembatan guna menghindari risiko kecelakaan.

‎Pemerintah daerah juga menegaskan bahwa pemeriksaan teknis perlu dilakukan terlebih dahulu sebelum jembatan kembali digunakan.

‎‎Bupati Pangandaran mengatakan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi sekaligus menyiapkan perencanaan perbaikan.

‎‎“Kita sedang melaksanakan evaluasi, kemudian perencanaan untuk perbaikannya sehingga nanti dapat digunakan oleh masyarakat. Kami akan merencanakan waktu seefektif dan seefisien mungkin, dalam hal ini secepat mungkin, karena jembatan itu sangat-sangat dibutuhkan oleh masyarakat di Desa Marga Cinta,” ujarnya‎Bupati Pangandaran.

‎Pemkab Diminta Pastikan Aspek Keselamatan

‎Insiden tersebut menjadi perhatian serius karena terjadi tepat setelah jembatan diresmikan dan ketika fasilitas tersebut mulai digunakan.

‎Pemerintah Kabupaten Pangandaran menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi konstruksi serta menyusun langkah perbaikan agar jembatan dapat kembali dimanfaatkan masyarakat.


‎Selain aspek perbaikan, pemeriksaan teknis juga menjadi penting untuk memastikan penyebab ambruknya jembatan secara objektif, termasuk kondisi sling, struktur utama, kapasitas beban, serta aspek keselamatan lainnya.

‎Hingga proses pemeriksaan dan perbaikan selesai, masyarakat diimbau mematuhi penutupan akses dan tidak melakukan aktivitas di sekitar jembatan.

‎Pemerintah daerah memastikan keselamatan masyarakat menjadi prioritas sebelum Jembatan Gantung Pongpet kembali dibuka dan digunakan.

‎

‎Editor : ( Ade. R. S )


‎

×
Berita Terbaru Update