Upaya mencegah kenakalan remaja di kalangan pelajar mendapat perhatian dari Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis.
Edukasi dan penyuluhan diberikan kepada siswa SMP Negeri 2 Cipaku sebagai langkah memperkuat pemahaman pelajar terhadap berbagai perilaku negatif yang dapat mengganggu masa depan mereka.
Kegiatan tersebut diikuti seluruh siswa kelas VII, VIII, dan IX. Materi yang disampaikan menitikberatkan pada upaya menghindari perilaku yang dapat mengarah pada kenakalan remaja, di antaranya kebiasaan merokok, berkendara secara tidak bertanggung jawab, serta berbagai bentuk pergaulan dan aktivitas negatif lainnya.
Mewakili kepala sekolah, Rohimah, S.Pd., mengatakan kehadiran BNN memberikan wawasan tambahan bagi para siswa karena materi disampaikan langsung oleh narasumber dari luar lingkungan sekolah.
“Materi yang disampaikan lebih menekankan kepada kenakalan remaja, seperti merokok, motor-motoran tidak jelas, dan sebagainya,” ujar Rohimah.
Menurut Rohimah, kegiatan tersebut sepenuhnya diberikan oleh pihak BNN dan tidak melibatkan pendampingan dari kepolisian.
Pihak sekolah menyambut positif kegiatan tersebut dan berharap edukasi serupa dapat dilaksanakan secara rutin.
Menurutnya, narasumber dari luar sekolah dapat menghadirkan pengalaman dan informasi yang berbeda sehingga lebih menarik perhatian siswa.
“Harapannya bisa menjadi program rutin kepada anak-anak di sini. Anak-anak juga mendapatkan informasi yang lebih fresh apabila dari luar.Mereka lebih tertarik dan lebih bisa memperhatikan dibanding kami yang memang sehari-hari mendampingi mereka,” katanya.
Antusiasme Siswa juga terlihat selama kegiatan berlangsung.
Para pelajar mengikuti penyuluhan dengan tertib dan menyimak materi yang disampaikan hingga selesai. Kegiatan berlangsung di selasar masjid yang menjadi lokasi pelaksanaan penyuluhan.
“Para siswa tadi terlihat sangat antusias. Tidak ada yang sambil ngobrol atau sambil bercanda.Mereka mendengarkan dengan tertib,” pungkasnya.
Melalui kegiatan edukasi tersebut, pihak sekolah berharap para siswa semakin memahami risiko berbagai bentuk kenakalan remaja serta mampu menjaga pergaulan, mengambil keputusan secara bijak, dan membangun perilaku positif dalam kehidupan sehari-hari.