CIAMIS — Suasana penuh keakraban dan nostalgia mewarnai Reuni Alumni SMP Negeri 1 Cikoneng (NESACIK) angkatan 1980–1988, Minggu (6/9/2026). Sebanyak sekitar 550 alumni hadir dalam kegiatan tersebut, menjadikan reuni sebagai momentum penting untuk kembali mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin sejak puluhan tahun silam.
Para alumni dari berbagai angkatan tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan. Pertemuan tersebut bukan sekadar ajang bernostalgia, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kembali hubungan persaudaraan yang sempat terpisah oleh jarak, kesibukan, maupun perjalanan kehidupan masing-masing.
Berbagai kenangan masa sekolah kembali mencuat. Cerita tentang kehidupan di bangku SMP, guru-guru yang pernah membimbing, persahabatan, hingga pengalaman yang dilalui bersama menjadi bagian yang menghidupkan suasana reuni.
Kebersamaan para alumni sekaligus menunjukkan bahwa ikatan persahabatan yang dibangun sejak masa sekolah mampu bertahan melampaui perjalanan waktu.
Dalam kepanitiaan, Yoseph Budiman dipercaya sebagai salah satu ketua pelaksana. Sementara Patar Soma turut berperan dalam kepanitiaan kegiatan tersebut.
Yoseph Budiman mengatakan, reuni diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial maupun ajang mengenang masa lalu. Lebih dari itu, momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat kepedulian alumni terhadap almamater dan memberikan semangat kepada para siswa yang saat ini masih menempuh pendidikan di SMP Negeri 1 Cikoneng.
“Semoga acara ini lebih mengikat tali silaturahmi antara alumni, juga bisa membawa spirit yang kuat bagi adik-adik kita yang masih sekolah di sini,” ujar Yoseph Budiman.
Menurutnya, kekuatan alumni merupakan potensi besar yang dapat terus dikembangkan untuk memberikan perhatian, dukungan, serta motivasi kepada generasi penerus.
Dengan hadirnya sekitar 550 alumni dari rentang angkatan 1980 hingga 1988, reuni tersebut menjadi gambaran kuat bahwa waktu dan jarak tidak serta-merta menghapus ikatan persaudaraan yang telah terbentuk sejak bangku sekolah.
Para alumni pun berharap komunikasi dan kebersamaan yang telah kembali terjalin dapat terus dipelihara melalui berbagai kegiatan positif, baik untuk sesama alumni maupun bagi almamater.
Reuni SMP Negeri 1 Cikoneng Alumni 1980–1988 akhirnya bukan hanya menjadi pertemuan untuk mengenang masa lalu. Lebih jauh, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merawat persaudaraan, memperkuat kepedulian, dan menumbuhkan kembali semangat bersama demi almamater serta generasi penerus.
“Bertemu kembali setelah puluhan tahun bukan sekadar mengenang masa lalu, tetapi merawat persaudaraan agar tetap terjaga hingga masa mendatang.”
Editor : ( Ade. R. S )